Kalkulator HPP & Biaya Produksi Jahit
Jangan menetapkan harga hanya dari tebakan. Hitung biaya produksi (HPP) sebenarnya — bahan, tenaga kerja, dan overhead — lalu temukan harga jual yang benar-benar menguntungkan. Gratis, langsung di browser.
Kain, furing, resleting, kancing, aksesori
Perkiraan jam kerja untuk 1 pesanan
Nilai jasa Anda per jam kerja
Listrik, benang, penyusutan mesin
Umumnya 30–50% di atas biaya produksi.
Catatan: Hasil ini perkiraan berdasarkan angka yang Anda masukkan. Pastikan upah per jam dan overhead mencerminkan biaya riil agar harga jual benar-benar menutup semua biaya dan memberi untung.
Pantau Biaya & Untung Otomatis
Catat setiap pesanan beserta biaya dan harganya di Benang Rapi, dan lihat laporan keuangan serta keuntungan usaha jahit Anda secara otomatis — tanpa hitung manual.
Coba Gratis SekarangPertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu HPP dalam usaha jahit?+
HPP (Harga Pokok Produksi) adalah total biaya untuk menghasilkan satu pesanan jahitan — meliputi biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead seperti listrik, benang, serta penyusutan mesin. HPP menjadi dasar untuk menentukan harga jual yang menguntungkan.
Bagaimana cara menghitung biaya produksi penjahit?+
Jumlahkan tiga komponen: (1) biaya bahan (kain, furing, aksesori), (2) biaya tenaga kerja = jam pengerjaan dikali upah per jam, dan (3) overhead per pesanan (listrik, benang, penyusutan mesin). Totalnya adalah HPP. Tambahkan margin keuntungan untuk mendapatkan harga jual.
Berapa margin keuntungan yang wajar untuk usaha jahit?+
Umumnya penjahit mengambil margin 30–50% di atas HPP, tergantung tingkat keahlian, kerumitan, dan daya beli pasar setempat. Untuk pesanan rumit atau eksklusif, margin bisa lebih tinggi.
Apa saja yang termasuk biaya operasional penjahit?+
Biaya operasional mencakup listrik, benang dan bahan habis pakai, penyusutan mesin jahit, sewa tempat (bila ada), serta transportasi. Biaya-biaya ini perlu diperhitungkan sebagai overhead agar harga jual tidak merugi.